<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/wordpress-mu-1.0" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>diajeng.ayu</title>
	<link>http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com</link>
	<description>Just another blog2.plasa.com weblog</description>
	<pubDate>Sat, 31 May 2008 08:28:39 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=wordpress-mu-1.0</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Penghujung Meiku</title>
		<link>http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/2008/05/31/penghujung-meiku/</link>
		<comments>http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/2008/05/31/penghujung-meiku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 08:28:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dyahs_setiawati</dc:creator>
		
		<category>Tidak Berkategori</category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/2008/05/31/penghujung-meiku/</guid>
		<description><![CDATA[100% curhat
Selamat pagi setengah siang &#8230;lagi aktivitas apa ne??oya, Mei dah berakhir, terima kasih telah bantu perindah Meiku. Walau ga pernah rayakan ultah tapi Mei kali ini adalah Mei terindah buatku. Dan semoga bulan kemarin dan seterusnya Tuhan akan selalu menciptakan hari-hari indah untuk anda&#8230;
Itulah SMS yang hari ini aku kirimkan buat seniorku yang selalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>100% curhat</p>
<p>Selamat pagi setengah siang &#8230;lagi aktivitas apa ne??oya, Mei dah berakhir, terima kasih telah bantu perindah Meiku. Walau ga pernah rayakan ultah tapi Mei kali ini adalah Mei terindah buatku. Dan semoga bulan kemarin dan seterusnya Tuhan akan selalu menciptakan hari-hari indah untuk anda&#8230;</p>
<p>Itulah SMS yang hari ini aku kirimkan buat seniorku yang selalu aku hormati dan &#8230; (jujur) aku cintai. Hanya ucapan terimakasih karena setelah agak lama kami tidak berkomunikasi, bulan Mei ini aku mendapat nomor Selulernya yang baru (yeah, walau nomor yang lama juga masih ada padaku) dan kami jadi lumayan sering SMS dan telfon&#8230; Puji Tuhan.</p>
<p>***********<br />
Sekarang sudah jam 03.14, satu SMS lagi aku kirimkan, tapi bukan padanya, tapi pada sahabatku tercinta :<br />
Ima, aku besok Senin mau keluar dari kerjaanku. Lha cari alasan buat kagak ikut event susah banget&#8230;heee2. Belajarku disini dah selesai sich, jadi musti cari tempat belajar yang lain. Doain aku ga dimarahi orang-orang yach! Thx <img src='http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Itulah keputusanku yang membuat sedikit beban pada hatiku. Padahal tadi aku bilang ini adalah bulan yang paling membahagiakan buatku yach &#8230; heeee2<br />
Aku tetap bahagia tapi aku juga jadi kepikiran orang-orang yang mungkin ga menerima keputusanku buat keluar. Tapi aku dah merasa ga enjoy lagi disini &#8230; aku pusing dengan manajemen yang seringnya menyusahkan karyawan. Ya sudahlah&#8230;.<br />
apapun yang ada di dalam perusahaan aku ga boleh membukanya disini to &#8230; ga etis, walaupun aku sudah bukan anggota mereka lagi.</p>
<p>Inilah penghujung Meiku yang kataku membahagiakan &#8230;. dan memang aku bahagia, walau mungkin setelah aku pulang dan mengatakan semuanya pada orang-orang akan membuat mereka sedikit kecewa&#8230;. maaf ya, aku putuskan begitu.  itu cukup sudah!  ;D
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/2008/05/31/penghujung-meiku/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>curhatku hari ini</title>
		<link>http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/2008/05/28/curhatku-hari-ini/</link>
		<comments>http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/2008/05/28/curhatku-hari-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 05:42:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dyahs_setiawati</dc:creator>
		
		<category>Tidak Berkategori</category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/2008/05/28/curhatku-hari-ini/</guid>
		<description><![CDATA[100% curhat
Hari ini benar-benar melelahkan buatku. bukan lelah fisik, tapi lelah hati. kemaren aku dapat Surat Peringatan dari pak Bos, katanya berdasarkan Sidak kemaren aku dah bikin satu kesalahan. Katanya Bs yang harusnya tertulis menit 27 oleh teamku ditulis menit 57. Trus dah gitu di BS itu ada yang dikosongi alias kagak ditulis menit keberapa diputar. Aku emosi donk! karena aku merasa tidak pernah dimintai penjelasan soal BS tersebut, setahuku Sidak kemaren aman-aman saja. Akhirnya aku tanyakan pada sang Supervisor dan ternyata BS yang periksa adalah BS yang salah yang mau aku buang ke tempat sampah,tapi berhubung aku dimintai tolong Marketing Eksekutif buat menghubungi salah satu klien dari Surabaya. BS &#8221;bekas&#8221; itu belum aku masukkan ke tempat sampah. Dan temen admin keuanganku yang ditanyai soal itu BS jelas kagak tahu menahu. Dan jadilah satu SP mendarat dengan kejam di mejaku kemarin pagi.
Huuhhhgg!!! rasanya mau marah, tapi ya sudahlah mungkin dia saat sidak ke tempatku lagi kacau pikirannya&#8230; beban hidupnya mungkin berat, alah2!
yang penting buatku adalah aku tahu masalah sebenarnya kaya&#8217; apa. itu cukup. Puji Tuhan

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>100% curhat<br />
Hari ini benar-benar melelahkan buatku. bukan lelah fisik, tapi lelah hati. kemaren aku dapat Surat Peringatan dari pak Bos, katanya berdasarkan Sidak kemaren aku dah bikin satu kesalahan. Katanya Bs yang harusnya tertulis menit 27 oleh teamku ditulis menit 57. Trus dah gitu di BS itu ada yang dikosongi alias kagak ditulis menit keberapa diputar. Aku emosi donk! karena aku merasa tidak pernah dimintai penjelasan soal BS tersebut, setahuku Sidak kemaren aman-aman saja. Akhirnya aku tanyakan pada sang Supervisor dan ternyata BS yang periksa adalah BS yang salah yang mau aku buang ke tempat sampah,tapi berhubung aku dimintai tolong Marketing Eksekutif buat menghubungi salah satu klien dari Surabaya. BS &#8221;bekas&#8221; itu belum aku masukkan ke tempat sampah. Dan temen admin keuanganku yang ditanyai soal itu BS jelas kagak tahu menahu. Dan jadilah satu SP mendarat dengan kejam di mejaku kemarin pagi.<br />
Huuhhhgg!!! rasanya mau marah, tapi ya sudahlah mungkin dia saat sidak ke tempatku lagi kacau pikirannya&#8230; beban hidupnya mungkin berat, alah2!<br />
yang penting buatku adalah aku tahu masalah sebenarnya kaya&#8217; apa. itu cukup. Puji Tuhan
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/2008/05/28/curhatku-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>BBM NAIK ???? KASIH DAAAAHHH ….  Mencoba Berpikir Sederhana</title>
		<link>http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/2008/05/27/bbm-naik-kasih-daaaahhh-%e2%80%a6-mencoba-berpikir-sederhana/</link>
		<comments>http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/2008/05/27/bbm-naik-kasih-daaaahhh-%e2%80%a6-mencoba-berpikir-sederhana/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 06:05:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dyahs_setiawati</dc:creator>
		
		<category>Tidak Berkategori</category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/2008/05/27/bbm-naik-kasih-daaaahhh-%e2%80%a6-mencoba-berpikir-sederhana/</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 24 Mei 2008 BBM di negeriku telah benar-benar sedikit lebih mahal. Aku bilang sedikit karena yang aku tahu kemarin pagi (26 Mei 20  kenek angkot yang Jum’at kemarin dengan senang hati menerima uang Rp. 2.000,- dariku, hari ini meminta Rp. 2.500,- dariku …. Kasih daaahh!! Wong cuma Rp. 500,- saja to??
Berbekal perasaanku yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 24 Mei 2008 BBM di negeriku telah benar-benar sedikit lebih mahal. Aku bilang sedikit karena yang aku tahu kemarin pagi (26 Mei 20 <img src='http://dyahs_setiawati.blog2.plasa.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> kenek angkot yang Jum’at kemarin dengan senang hati menerima uang Rp. 2.000,- dariku, hari ini meminta Rp. 2.500,- dariku …. Kasih daaahh!! Wong cuma Rp. 500,- saja to??<br />
Berbekal perasaanku yang rasanya santai-santai saja menghadapi kenaikan harga BBM beserta dampaknya tersebut (perlu diketahui aku adalah seseorang dengan uang pas-san), aku bertanya pada seorang ibu yang duduk di sebelahku. Kutanyakan bagaimana perasaannya tentang kenaikan harga BBM di Indonesia tercinta ini. Dengan santai ibu itu bilang “ Biasa saja dik, wong sudah harga dari sananya segitu”. Aku penasaran dengan jawaban “sudah dari sananya”, maka aku tanyakan lagi “sananya” itu siapa. Jawabnya dengan polos : “ Ya pemerintah. Kan pastinya pemerintah sudah memikirkan semuanya sebelum menaikkan harga. Kita kan malah ga tahu apa-apa soal harga”. Busyet…! Pasrah apa bijak sich ibu ini, pikirku begitu. Kurang puas dengan jawaban itu aku bertanya pada mas kenek angkot dengan pertanyaan yang sama. Katanya besok dia tidak mau narik lagi dengan alasan susah nyari setoran yang oleh majikannya dinaikkan Rp.25.000,-. “Tapi kalau aku ga dapat kerjaan lain ya balik narik lagi mbak…”imbuhnya dengan tertawa. Kalimat terakhirnya itu membuatku agak tertawa juga.<br />
Sesampainya aku di tempat mangkal, aku menyambar surat kabar yang tegeletak di meja pak satpam. Isinya ternyata hanya seputar demo yang dilakukan para mahasiswa dengan ritual membakar ban bekas di jalanan, membakar foto presiden, sampai pada pengrusakan sarana publik dan bentrokan dengan aparat keamanan. Bosan banget! Dari kemarin-kemarin semua media masa hanya itu-itu saja yang diberitakan. Memang sih unjuk rasa untuk menyuarakan hati rakyat itu bagus. Tapi kalau harus membakar ban di jalan yang pada akhirnya membuat aspal-aspal mengelupas, berlubang dan mengakibatkan kecelakaan? Apa demo seperti itu masih menjadi amat perlu? Atau penggrusakan terhadap sarana publik seperti kantor pmerintah, gedung-gedung, kampus, dan sebagainya, atau mencegat angkot-angkot dan meminta penumpangnya untuk turun … apakah demo semacam itu masih tetap menjadi misi kemanusiaan yang menjunjung tinggi hak sesama manusia dan menhentikan pembodohan dan penindasan terhadap rakyat?? Kalau caranya seperti itu rakyat yang mana yang dibela? Rakyat yang  kebingungan karena angkotnya di larang beroperasi oleh para demonstran?? rakyat yang sudah “lega lila” menerima kenaikan harga BBM? Atau rakyat yang mana lagi …<br />
Mungkin kita harus belajar sedikit bersantai. Belajar berpikir sederhana dan tidak penuh curiga. Aku masih ingat dulu di SMP Pak Guru Geografi bilang kalau BBM itu termasuk dalam golongan Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbaharui karena proses pembentukannya memerlukan waktu yang sangat-sangat lama, bisa ratusan juta tahun. Sementara itu SDA itu terus dikuras untuk dimanfaatkan manusia, lama-lama pasti habis, tapi untuk memprbaruinya butuh waktu yang lama itu tadi. Makanya, dari dulu seharusnya manusia menghemat BBM dan mengoptimalkan sumber energi lain selain BBM.<br />
Sekarang kan jelas kalau BBM di bumi ini semakin sedikit, dan biasanya barang yang semakin langka akan semakin mahal pula harganya. Jadi kalau sekarang BBM mahal kan yo boleh to?? Itu kalau kita berpikir secara sederhana lho. Kalau dipikir tanpa dibumbui dengan hal-hal yang berbau politik dan teori-teori ekonomi … dan rasanya kebanyakan masyarakat Indonesia belum siap untuk diajak berpikir tentang apa itu ekonomi makro, ekonomi mikro, kapitalisme, neoliberalisme, ataupun teori mempengarui  masa dan mencari dukungan untuk mengalahkan lawan politik.</p>
<p>Itu tadi cuma pendapatku … seseorang yang mencoba berpikir sederhana dan tidak memihak pada siapapun … karena memihak pada keyakinanku sendiri aku anggap lebih keren dibanding memihak korang lain yang jauh dari kata “meyakinkan”  
</p>
